Apa itu Bisnis Online ?

 

Bisnis Online adalah bisnis yang dijalankan menggunakan jaringan internet. Aktivitas bisnis online ini bisa meliputi kegiatan jual beli online, maupun menyediakan jasa secara online, dan banyak jenis bisnis lainnya yang bisa di temukan dari berbagai bidang industri.

Perkembangan internet yang begitu pesat di dunia dan di Indonesia pada khususnya, membawa perilaku baru bagi konsumen. Jika dahulu kita harus berbelanja langsung ke toko atau mall, kini semuanya bisa dilakukan hanya melalui gadget atau secara online. Transaksi pembelian via online lebih praktis jika dibanding transaksi jual beli dengan bertatap muka langsung. Fenomena seperti inilah yang kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku usaha di Indonesia untuk bisa meraup untung besar dengan beralih ke Bisnis Online.

wpid-wp-1455788101836

Mengapa kini bisnis online menjadi pilihan?? Berikut perbandingannya :

Bisnis Konvensional (offline):

– Modal relatif besar, misalnya membuka toko, nilai sewa tempat/ ruko cukup tinggi

– Memerlukan pegawai

– Jangkauan konsumen terbatas oleh jarak dan waktu

– Tidak bisa full time, ada jam buka

– Bergantung dengan cuaca

– Anda harus terlibat langsung

 

Bisnis Online :

– Tidak memerlukan toko dalam bentuk fisik

– Bisa tanpa pegawai

– Jangkauan pemasaran luas

– Bisa full time 24/7 penuh

– Bebas kendala cuaca

– Anda tidak harus bekerja full-time, bisa dibuat otomatis. Butuh sedikit penanganan manual.

Bisnis Online sendiri ada beberapa jenis:

  1. Online to Online : Maksudnya bisnis online yang dijalankan secara online juga. Contohnya jualan domain dan hosting, jualan ebook, jualan jasa-jasa seperti web design, SEO service, dll.
  2. Online to Offline : Maksudnya bisnis online yang kemudian dijalankan secara offline. Contohnya: Seminar-seminar bisnis online, kursus web design, pelatihan SEO, dll.
  3. Offline to Online : Maksudnya bisnis online yang sebenarnya dijalankan secara offline tapi kemudian dipromosikan melalui media online. Contohnya toko-toko online yang menjual barang fisik. Seperti toko kaos online, toko mebel online, dll.

Sementara itu berdasarkan peran para pelakunya, bisnis online terbagi dalam 3 pihak:

  1. Owner            : pemilik produk atau jasa.
  2. Marketer        : para ahli pemasar produk yang tidak memiliki produk sendiri
  3. Publisher      : para pemilik web yang menyediakan ruang bagi promosi produk.

Tidak ada cara yang instan dan manjur agar sukses mendapatkan uang dari bisnis online selain menjalani proses dengan benar dan tekun. Jadi perlu diketahui cara yang benar memulai bisnis online dan bagaimana agar selalu berada di trek yang tepat. Untuk itu harus terus-menerus menambah pengetahuan dan memperluas wawasan bisnis online.

“Menjalankan bisnis online itu tidak jauh berbeda dengan berbisnis atau berjualan secara offline,yang membedakannya hanya medianya saja dan bagaimana cara kita mengelola bisnis tersebut.”

 

Salam Sukses,

UMKM Cerdas, Mandiri, Tangguh.

Teknologi Digital bagi UMKM ?

Perkembangan teknologi saat ini memang serasa tidak ada habisnya. Baru saja keluar sebuah teknologi baru, kemudian teknologi berikutnya pun menyusul. Setiap hari ada saja hal baru yang bisa ditemukan. Secara tidak langsung Perkembangan teknologi ini memberikan solusi yang dapat membantu serta memudahkan segala urusan bisnis sehingga tidak lagi memakan waktu serta biaya yang besar. Tidak ada usaha yang tidak berpengaruh pada perkembangan teknologi saat ini, bahkan untuk sektor UMKM sekalipun.

ecommerce-untuk-ukm

Masih banyak pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil & Menengah) belum memahami pentingnya Teknologi Informasi dan Komunikasi atau ICT (Information and Communications Technology). Pelaku UMKM bingung dengan berbagai istilah-istilah teknologi dan cenderung beranggapan bahwa teknologi hanya cocok untuk perusahaan besar. Memang betul bahwa menerapkan teknologi di dalam perusahaan memerlukan biaya yang tidak sedikit dan belum tentu memberikan manfaat yang diinginkan jika pelaku UKM tidak mengerti apa dan untuk apa jenis teknologi yang diperlukan. Jika Pelaku UKM mengerti jenis teknologi yang diperlukan maka teknologi dapat menjadi sarana percepatan usaha dan membuka banyak peluang.

Usaha Mikro kecil dan menengah (UMKM) harus senantiasa didorong dan mengatasi berbagai kelemahan supaya mampu bersaing dan tidak jatuh tertindas oleh kompetitor. Penggunaan internet dan perkembangan teknologi digital dalam bidang pemasaran dan penjualan dalam beberapa tahun terakhir berkembang dengan pesatnya. Dengan adanya internet proses pemasaran dan penjualan dapat dilakukan kapan saja tanpa terikat ruang dan waktu.

Salah satu bagian terpenting dalam menjalankan usaha apapun itu adalah Pemasaran. Pemasaran merupakan sebuah proses, mulai dari iklan yang membidik konsumen sesuai dengan barang maupun jasa yang ditawarkan dengan proses penjualan menyeluruh dan termasuk juga tindak lanjut setelah pembelian.

Setiap pelaku bisnis tentunya sedang mencari cara, pemasaran seperti apa yang lebih efektif dan efisien sekaligus dapat mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya. Salah satu solusinya yaitu dengan mengevaluasi pemasaran dan beralih ke Digital Marketing (Online). Ada beberapa manfaat dari Teknologi Digital bagi pelaku UMKM :

  1. Biaya Pemasaran Lebih Murah 

Banyak perusahaan menggunakan pemasaran online untuk menghemat anggaran, karena biaya pemasaran online relatif lebih murah dibandingkan dengan pemasaran offline, bahkan bisa gratis. Seperti, Anda bisa membuat website bisnis sendiri dan memajang produk di website tersebut atau bergabung dengan merketplace yang menyediakan banyak lapak untuk Anda. Mau yang gratis? Anda bisa memanfaatkan media sosial semaksimal mungkin.

  1. Promosi Lebih Luas

UMKM dapat menggunakan Teknologi untuk membuat e-commerce dalam melakukan promosi. Melalui e-commerce, pelaku UMKM mampu menjangkau pasar lebih luas yang mencakup seluruh wilayah Indonesia atau seluruh Negara. Dengan begitu keuntungan yang didapatkan akan lebih meningkat.

  1. Kemudahan Menyusun Laporan Keuangan dan Mengelola Barang

Penyusunan Laporan keuangan merupakan hal Penting dalam menjalankan sebuah usaha. Penyusunan laporan keuangan secara manual juga harus dibantu dengan teknologi. Penyusunan laporan keuangan saat ini telah didukung dengan berbagai aplikasi sehingga dapat diterapkan pelaku UMKM agar pencatatan keuangan lebih baik.

Jika UMKM menjual produk atau barang secara online dengan memanfaatkan website sendiri, sistem manajemen situs akan menyediakan sistem pengelolaan barang serta pergudangan. UMKM juga bisa dengan mudah melihat stok barang. Dengan begitu, UMKM tidak membutuhkan etalase dan juga bisa menjual barang berdasarkan pesanan. Hal ini tentu saja akan mempermudah UMKM dalam mengelola barang dagangan.

  1. Kemudahan Membidik Target Pasar

UMKM bisa memasarkan produk barang atau jasa ke target pasar yang diinginkan. Pelaku UMKM bisa menawarkan produk kepada para komunitas tertentu melalui forum maupun media sosial. UMKM juga bisa memasang iklan secara gratis atau yang berbayar dengan menggunakan kata kunci tertentu. Hal itu untuk membantu UMKM dalam memilih target pasar yang potensial.

  1. Tidak Terbatas Ruang dan Waktu

Kita mungkin merasa bahwa digital marketing “merepotkan”. Pandangan itu perlu diubah. Karena begitu terjun, UMKM akan menyadari bahwa di awal memang perlu mempersiapkan beberapa hal. Setelah itu, UMKM tinggal me-maintenance saja.

Internet tersedia untuk bisa diakses setiap saat. Pelanggan bisa mengunjungi situs tempat yang digunakan UMKM untuk memasarkan produk kapanpun dan dimanapun juga selama mereka bisa bisa mendapatkan akses internet. Lebih praktis bukan?

Poin-poin diatas hanyalah sebagian manfaat digital marketing, tentu masih banyak lagi yang belum kita ketahui. Seperti yang kita ketahui, dimasa perdagangan bebas seperti saat ini akan semakin banyak usaha yang akan bersaing secara bebas. Tidak hanya tentang keuntungan yang didapatkan namun juga berbagai tantangan akan semakin berat. UMKM tanpa Teknologi akan menghambat pertumbuhan UMKM itu sendiri.

Yang pasti, dengan semakin berkembangnya teknologi dan pengguna internet saat ini, digital marketing merupakan salah satu cara efektif   untuk memasarkan produk atau jasa Anda saat ini.

 

Salam Sukses

UMKM Cerdas, Mandiri, Tangguh

 

UMKM dan Peranannya Bagi Perekonomian

Usaha Mikro Kecil didefinisikan sebagai kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh perseorangan atau rumah tangga maupun suatu badan bertujuan untuk memproduksi barang atau jasa untuk diperniagakan secara komersial dan mempunyai omzet penjualan sebesar 1 (satu) miliar rupiah atau kurang. Sementara Usaha Menengah didefinisikan sebagai kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh perseorangan atau rumah tangga maupun suatu badan bertujuan untuk memproduksi barang atau jasa untuk diperniagakan secara komersial dan mempunyai omzet penjualan lebih dari 1 (satu) miliar.

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan salah satu usaha yang memajukan perekonomian Indonesia. Terbukti saat krisis global yang terjadi beberapa waktu lalu, UMKM hadir sebagai suatu solusi dari sistem perekonomian yang sehat. UMKM merupakan salah satu sektor industri yang sedikit bahkan tidak sama sekali terkena dampak krisis global yang melanda dunia. Dengan bukti ini, jelas bahwa UMKM dapat diperhitungkan dalam meningkatkan kekompetitifan pasar dan stabilisasi sistem ekonomi yang ada.

 

kerajinan-bambu-_140128091311-181.jpg

Ada beberapa alasan mengapa UMKM dapat bertahan di tengah krisis moneter 1998 lalu. Pertama, sebagian besar UMKM memproduksi barang konsumsi dan jasa-jasa dengan elastitas permintaan terhadap pendapatan yang rendah, maka tingkat pendapatan rata-rata masyarakat tidak banyak berpengaruh terhadap permintaan barang yang dihasilkan. Kedua, sebagian besar UMKM tidak mendapat modal dari bank, UMKM mempergunakan modal sendiri dari tabungan dan aksesnya terhadap perbankan sangat rendah.

Peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia dinilai sangat mendukung untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran. Setiap UMKM rata-rata menyerap 3-5 tenaga kerja. Dengan adanya UMKM, masyarakat merasa mereka mempunyai pekerjaan untuk menghidupi keluarga. Pemerintah mendorong dan memfasilitasi pelaku UMKM agar menyerap tenaga kerja. Maka tanggungan pemerintah akan berkurang terkait masalah ketenagakerjaan yang masih menjadi permasalahan kompleks di negara ini.

Perekonomian suatu negara dapat dikatakan maju jika angka pengangguran di negara tersebut tiap tahun berkurang. Di negara-negara majupun, baik di Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Italia, UMKM lah yang menjadi pilar utama perekonomian negara. Oleh karena itu Pemerintah harus bisa memajukan perekonomian bangsa melalui UMKM , Indonesia harus menjadi Negara yang berdiri dinegaranya sendiri.

Sejumlah produk UMKM dalam negeri juga dapat bersaing dengan produk luar, artinya dengan aktifnya pelaku UMKM akan mengurangi impor barang yang sering dilakukan oleh pemerintah saat ini. Bahkan, barang yang dihasilkan dari UMKM sudah dapat diekspor contohnya usaha membatik dan usaha budi daya hasil laut, bukti bahwa masyarakat Indonesia sebenarnya mempunyai Kreativitas dalam Berbisnis.

Lambat laun UMKM akan menjadi tulang punggung dalam mengatasi pengangguran di negara ini. Dengan begitu, Indonesia akan menjadi negara kaya akan sumber daya alam yang melimpah serta kaya kreativitas dalam berbisnis. Hal ini akan meningkatkan perekonomian Indonesia

Disamping itu upaya pengembangan UKM dengan mensinergikannya dengan industri besar melalui pola kemitraan, juga akan memperkuat struktur ekonomi baik nasional maupun daerah. Partisipasi pihak terkait atau stakeholders perlu terus ditumbuh kembangkan agar UKM betul-betul mampu berkiprah lebih besar lagi dalam perekonomian nasional. Sehingga Peran UKM Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia semakin optimal.

 

Salam Sukses,,

UMKM Cerdas, Mandiri, Tangguh

 

Kendala yang Dihadapi UMKM

7-Usaha-Kecil-Menengah-yang-Menjanjikan

Sektor Usaha Mikro Kecil & Menengah (UMKM) merupakan salah satu motor lokomotif yang krusial bagi pembangunan dan memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi  di Indonesia. Hal ini dikarenakan Sektor UMKM memiliki pasar yang luas dan mampu menyerap banyak tenaga kerja. Tak heran mengapa banyak lapangan usaha yang dihasilkan oleh UMKM dapat memberantas pengangguran, dan Usaha UMKM saat ini dianggap sebagai cara yang efektif dalam pengentasan kemiskinan.

Pengalaman saat krisis ekonomi melanda Indonesia sekitar tahun 1998, UMKM dapat bertahan dan mempunyai potensi untuk berkembang. Sektor yang tetap berdiri tegap ditempa krisis tersebut membuat sebagian besar perbankan mengalihkan strateginya yang tadi fokus ke korporasi menjadi ritel, termasuk UMKM.

Sayangnya, Usaha Mikro Kecil & Menengah (UMKM) tidak pernah lepas dari berbagai kendala,karena memang UKM dibentuk dengan berbagai keterbatasan. Beberapa kendala yang menghadang pelaku UKM untuk mengembangkan bisnis diantaranya:

  1. Permodalan

Hal paling dasar yang menjadi kendala atau hambatan dalam menjalankan usaha mikro, kecil & menengah adalah masalah Permodalan. Umumnya, usaha kecil memiliki keterbatasan pendanaan sehingga produktivitas nya tidak dapat maksimal. Karena masih berstatus bisnis mikro dan kecil, terkadang mereka tak dilirik Lembaga Perbankan.

Perlu pengetahuan lebih untuk UMKM dalam menyusun proposal dan membuat studi kelayakan agar  memperoleh pinjaman dari bank karena kebanyakan pelaku UMKM mengeluh berbelitnya prosedur mendapatkan kredit, agunan tidak memenuhi syarat, dan tingkat bunga dinilai terlalu tinggi.

  1. Administrasi

Pelaku UMKM banyak yang belum mengerti disiplin administrasi, Mereka  masih  mencampuradukkan antara pengeluaran pribadi dan perusahaan. Selain itu pelaku UMKM masih enggan untuk melakukan pencatatan usaha, sehingga berakibat pada sulitnya untuk mendapatkan Potret Usaha, setidaknya mengetahui posisi keuangan dan hasil usahanya.

  1. Bisnis – Teknologi

produk-produk UMKM sebenarnya memiliki kualitas yang tidak kalah saing dibanding produk-produk buatan Industri maju. Namun produk – produk UMKM seringkali lemah dalam infrastruktur, promosi dan pemasaran. Pengetahuan berbisnis dan marketing sangatlah penting bagi UMKM. Terdapat beberapa kendala yang disebabkan oleh kurang pengetahuan UMKM seperti :

  • Kurang pengetahuan cara menyusun perencanaan bisnis karena persaingan dalam merebut pasar semakin ketat,
  • Kurang Up date akses teknologi yang dikuasai oleh konsumen yang menyebabkan cepat berubahnya selera konsumen,
  • Persaingan bahan baku ketat dari kualitas rendah hingga tingginya harga bahan baku,
  • Kendala dalam perbaikan kualitas barang dan efisiensi terutama bagi yang sudah menggarap pasar ekspor karena selera konsumen berubah cepat,
  • Pasar dikuasai perusahaan tertentu, dan banyak barang pengganti.
  • Sulit menemukan tenaga kerja karena sulit mendapatkan tenaga kerja yang terampil.

 

Dengan demikian para pelaku usaha Mikro Kecil dan Menengah harus memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi usahanya dan juga harus belajar dari berbagai sumber yang kompeten sehingga dapat diterapkan dalam berbisnis seperti strategi pemasaran, internet marketing dan bisnis online.  Banyak pelaku UMKM yang hanya bermodalkan Ide dan Modal Minim, namun dengan sentuhan pengetahuan, bisnisnya semakin berkembang. Hal ini menandakan pentingnya pengetahuan dalam mengembangkan usaha agar menjadi solusi terbaik bagi mereka yang tidak memiliki banyak modal dalam usaha.

 

Salam Sukses..

UMKM Cerdas, Mandiri & Tangguh..

Bisnis Plan untuk UMKM

images

Usaha mikro kecil dan menengah yang biasa disebut UMKM merupakan pelaku bisnis yang bergerak di berbagai bidang usaha, yang dirintis mulai dari bawah oleh masyarakat Indonesia. Di Indonesia, UMKM saat ini dianggap sebagai cara yang efektif dalam pengentasan kemiskinan. Banyak komunitas bisnis yang mengajak masyarakat untuk menjadi wirausaha.

Banyak pengusaha kecil dan menengah yang tidak membuat business plan atau rancangan usaha untuk UMKM-nya. Alasannya, business plan terlalu rumit dan tidak cocok untuk usaha kecil, hanya dilakukan oleh usaha besar. Sesungguhnya ini salah kaprah. Business plan (rancangan usaha) merupakan kerangka acuan jangka panjang dan jangka pendek sebuah usaha.

Lalu apa sih sebenarnya Business Plan itu dan Apa Tujuannya?

Business Plan adalah dokumen tertulis yang disiapkan oleh wirausaha (UMKM) yang didalamnya memiliki semacam panduan dan petunjuk jalan yang akan memudahkan dan memberi arahan kepada pelaku UMKM agar lebih fokus dalam menjalankan usaha.

Tujuan Business Plan sebenarnya adalah sebagai jembatan antara ide dan kenyataan, dan gambaran jelas dari apa yang hendak dilakukan oleh UMKM tersebut. Selain itu Anda bisa memberikan business plan tersebut kepada calon investor untuk mendapatkan bantuan dana.

Berikut beberapa tips atau langkah untuk membuat rencana bisnis UMKM agar semakin terarah dan maju.

  1. Memahami Bisnis / usaha yang akan dijalankan

Dalam membuat business plan, ada beberapa perencanaan awal yang harus disiapkan, yaitu mengenai produk apa yang ingin dibuat, mengapa produk itu dibuat, siapa pasar atau pembelinya, kapan produk itu harus dibuat, dimana produk itu dibuat atau dimana produk akan dilakukan dan terakhir adalah bagaimana membuat produk tersebut.

Jangan anggap remeh dengan mengatakan semua perencanaan diatas bisa diingat di kepala. Jika Anda masih melakukan ini, maka Anda sudah mengarahkan bisnis Anda ke tujuan dimana bisnis tersebut tidak akan berkembang.

  1. Tentukan Tujuan Bisnis / usaha yang dijalankan

Tujuan disini maksudnya dengan melihat segala potensi yang ada atau singkatnya tujuan yang secara rasional dapat diraih (terukur). Anda selaku pemilik UMKM harus bisa mengidentifikasikan rencana penjualan dan pangsa pasar yang ingin diraih. Bagaimana gambaran permintaan dan penawaran terhadap produk yang Anda jual. Sementara itu, dalam hal pemasaran membahas bagaimana rencana Anda untuk memasarkan produk UMKM Anda. Oleh karena itu, dalam hal ini harga produk, promosi, proses, dan placement product harus ada dan dirinci.

Sehingga nantinya, Anda bisa menentukan berapa besaran omset yang akan diraih. Dengan begini, Anda akan fokus untuk meraih tujuan bisnis Anda di tahun tertentu yang sudah Anda tulis. Serta anda juga akan terhindar dari hal-hal yang bersifat sia-sia.

  1. Buat alat ukur guna mencapai tujuan

Jika sudah membuat goal atau tujuan, langkah selanjutnya yaitu membuat alat ukur. Alat ukur disini semacam perkembangan positif yang menunjukkan bahwa tujuan Anda sudah tercapai. Kuncinya adalah dengan membuat tujuan yang rasional. Anda bisa membuat alat ukur dengan melihat omset penjualan atau penghasilan periode sebelumnya dengan periode saat ini. Jika selisih omset antar bulan lalu dan bulan sekarang sebesar angka X, maka selanjutnya Anda bisa melihat bahwa potensi untuk mendapatkan nominal omset sebesar angka Y juga bisa tercapai.

  1. Tulis segala hal yang akan dilakukan untuk meraih tujuan

Anda harus menuliskan bagaimana rencana memproduksi barang atau produk UMKM Anda. Yang harus ada, misalnya bahan baku dan peralatan, kapasitas produksi, tanah dan bangunan, sarana penunjang, tenaga produksi, dan tahapan proses produksi. jika Anda memiliki produk atau jasa lebih dari satu Anda tidak perlu ragu menjabarkan satu persatu. Karena analisa produk ini mengharuskan Anda menjelaskan secara detail bagaimana produk Anda nanti akan dibuat dan pencarian bahan baku.

Anda harus menulis bagaimana struktur manajemen dari bisnis Anda, seperti  jumlah karyawan yang dibutuhkan, sistem penggajian, kekuatan manajemen sampai kelemahan dari menajemen yang dimiliki sekarang.

Anda juga harus menulis bagaimana kondisi keuangan perusahaan Anda saat ini atau proyeksi keuangan di masa depan. Mulai dari perkiraan pendapatan, modal yang dimiliki saat ini, besar dana yang harus dibutuhkan serta biaya operasional sehari-hari.

Rencana kegiatan ini dapat dirinci dari tindakan perbulan menjadi per hari. Akan terlihat membosankan ketika setiap hari selalu diingatkan dengan rencana bisnis Anda, tapi inilah bukti keseriusan Anda.

 

Nah, itu tadi cara membuat business plan bagi UMKM. Tetaplah disiplin dan nikmati apa yang sudah Anda kerjakan di masa sekarang untuk masa depan.

Salam Sukses !

PELUANG USAHA YANG MENGUNTUNGKAN DI BULAN RAMADHAN

peluang-usaha-ramadhan

RAMADHAN bulan yang penuh berkah ini memang sangat di tunggu-tunggu oleh semua umat muslim di seluruh dunia. Bulan ramadhan merupakan bulan dimana umat muslim melakasanakan ibadah puasa kurang lebih selama 30 hari sampai hari kemenangan tiba tepatnya pada hari raya idul fitri.

Banyak orang kreatif memutar otak bagaimana caranya mendapatkan pemasukan yang menjanjikan dan menguntungkan tanpa harus menggangu aktivitas di bulan suci Ramadhan. Hal demikian jika ditekuni dengan baik maka akan menghasilkan suatu bisnis yang nantinya akan mendatangkan keuntungan yang luar biasa.

Seperti yang kita ketahui bahwa terkadang banyak orang mengambil ceruk keuntungan yang tidak sedikit dari berkah ramadhan ini???? Yah…bagi mereka yang pintar memanfaatkan peluang, maka biasanya mereka dengan SEGERA melancarkan serangan FAJAR untuk membuat Usaha DADAKAN pada saat bulan ramadhan.

Banyak contoh bisnis di bulan ramadhan yang bisa di coba. Siapa pun dan dimana pun kita berada, bisa memulai bisnis dadakan di bulan puasa ini.

1. Jualan Kurma
Kurma merupakan makanan yang di sunnahkan oleh Rasulullah untuk di makan ketika berbuka puasa. Kurma sangat cocok di santap sebagai makanan pembuka di saat berbuka puasa. Melihat hal tersebut tentunya peluang bisnis berjualan kurma sangat menjanjikan selama bulan puasa.

2. Berjualan Menu Makanan Takjil
Pada bulan puasa selalu banyak dijumpai orang-orang yang membuka stand makanan yang ada di pinggir jalan. Cara demikian merupakan ide kreatif dari mereka yang ingin mendapat keuntungan di bulan Ramadhan. Makanan yang diolah dengan ragam menarik seperti seperti es, syrup, kolak dan makanan manis lainnya akan membuat par pembeli tergoda untuk mencicipinya.

3. Jualan Pakaian
Sudah bukan hal yang baru lagi bila ramadhan-lebaran menjadi salah satu momen orang belanja pakaian. Biasanya kita membeli pakaian baru sebelum bulan ramadhan tiba atau ketika bulan ramadhan itu sendiri. Tentu saja melihat hal tersebut anda bisa memulai bisnis pakaian ini meskipun waktunya mungkin hanya sekitar satu setengah bulanan saja.
Carilah supplier yang menjual pakaian murah tapi berkualitas. Perhatikan juga modelnya karena jaman sekarang fashion muslim juga memiliki model model terbaru yang uptodate.

4. Jualan Perlengkapan Sholat
Sarung adalah Perlengkapan sholat pria yang sangat di buru terutama di bulan ramadhan. Banyak orang yang berbondong-bondong pergi ke masjid atau mushola untuk beribadah seperti sholat, sholat tarawaih dan juga tadarus. Kebanyakan orang juga ingin tampil baru di bulan yang penuh berkah ini, salah satunya dengan membeli sarung baru. Menjual sarung bisa anda coba selama bulan ramadhan ini. Selain sarung anda juga bisa menjual perlengkapan sholat wanita seperti mukena.

5. Usaha Kue Lebaran
Kue Lebaran jelas sangat pas apabila di jual di saat bulan ramadhan. Aneka Kue Lebaran biasanya di sajikan sebagai hidangan para tamu ketika lebaran tiba. Sehingga jauh hari sebelum lebaran tiba banyak orang yang mempersiapkan aneka Kue Lebaran dengan beraneka ragam bentuk dan rasa.

6. Usaha Jualan Sandal
Sandal juga sangat diburu pada bulan Ramadhan. Tak lengkap rasanya pakaian baru tanpa menggunakan sandal baru juga. BIasanya yang banyak mencari sendal adalah masyarakat menengah kebawah, jadi jangan menjual sandal terlalu mahal usahakan dengan harga terjangkau.

7. Menjual Toples Kue
Pada musim lebaran, setiap rumah pasti akan menghidangkan aneka ragam kue lebaran yang pastinya akan sangat unik dan menarik bila disajikan menggunakan Toples yang unik pula, sehingga mampu menarik tamu untuk mencicipi makanan yang disajikan.

8. Rental Kendaraan
Rental mobil mencapai puncaknya ketika hari liburan dan lebaran tiba. Yups banyak orang yang ingin mudik ke kampung halaman dengan cara menyewa mobil dari pada naik kendaraan umum. Bagi anda yang memiliki usaha rental atau memiliki mobil nganggur saat lebaran tiba maka tidak ada salahnya jika menyewakan mobil tersebut.

9. Jualan Souvenir
Souvenir adalah Peluang Usaha Bulan Ramadhan yang bisa dibilang tidak akan pernah usang. Souvenir biasanya di gunakan sebagai buah tangan atau sebagai pemberian di hari lebaran. Anda bisa menjual souvenir yang bernuasa islami atau bertema ramadhan dan lebaran.

Itulah beberapa contoh bisnis di bulan puasa yang bisa dicoba, mungkin adad beberapa bisnis di atas yang cocok dengan anda. Jangan sia-siakan kesempatan emas di bulan yang penuh berkah ini.
Salam Sukses dan Terima Kasih.

Topeng Indian Buatan Warga Blitar Ini Tembus Pasar Amerika dan Eropa

BLITAR — Ketika para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), terutama di daerah, ditanya mengenai faktor kesulitan utama dalam pengembangan usaha mereka, ada dua kata yang selalu muncul, modal dan pemasaran.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengembangkan unit usaha yang dianggap paling tahan dari terpaan badai krisis. Tetapi permasalahan modal dan pemasaran masih saja terdengar. Karena itu, upaya pengembangan perlu terus dilakukan.

Sebenarnya untuk kesulitan modal, ada solusinya. Beberapa cara sederhana untuk mendapatkan modal untuk bisnis bisa di dapatkan para pelaku usaha, salah satunya dengan cara meminjam. Meminjam ini bisa dilakukan kepada orang terdekat; saudara, kerabat/sahabat, rekan kerja, dan lain-lain. Bisa juga meminjam dari suatu lembaga, misal bank atau perusahaan yang memberikan program kemitraan berupa bantuan pinjaman permodalan. Kalangan perbankan, melalui berbagai programnya, banyak menawarkan kredit untuk mengatasi kesulitan itu.

Adalah Miftakhur Rohman (39), seorang pengrajin topeng Indian yang juga merasakan salah satu masalah di atas, yaitu terkait permodalan untuk mengembangkan bisnis. Pasarnya telah menembus Amerika dan Eropa. Meski begitu, dirinya tidak berpuas diri dan ingin usahanya terus berkembang.

Berbekal dengan pinjaman dari salah satu bank terbesar di Jawa Timur, Rohman meminjam dana senilai 150 juta untuk mengembangkan usaha topeng Indian yang digelutinya sejak tahun 1999.

Topeng Indian buatan warga Desa Jiwut, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, itu berbahan baku serat fiber dan bulu asli dengan memanfaatkan bulu ayam, bulu ayam mutiara, bulu angsa, kain, benang, serta kombinasi lem. Topeng ini dikerjakan secara manual oleh tangan manusia. Usaha ini banyak menyerap tenaga kerja dari warga masyarakat setempat.

“Dalam waktu satu bulan, bisa menghasilkan kurang lebih 3.000 topeng Indian. Untuk pemasaran, saya memanfaatkan situs jual beli online ebay dan Facebook. Respons masyarakat luar negeri, utamanya Amerika, sangat bagus. Karya saya banyak dipakai oleh mereka,” ungkapnya Rohman seperti dilansir dari Jatimtimes.com, Kamis (23/12/2016).

Harga topeng Indian buatan Rochman ini bervariatif, mulai Rp 75 ribu sampai dengan Rp 6 juta, tergantung tipe pesanan dan kerumitan. Selain topeng, dia juga membuat sayap, baju Indian, serta aksesori.

Kemampuan membuat topeng Indian ini didapatkan Rochman secara otodidak. Sekitar tahun 1999, saat masih bekerja di Bali, bapak tiga anak ini mencoba-coba membuat kreasi dari bulu ayam dan ternyata menjadi topeng Indian yang memiliki nilai.

“Saya lama bekerja di bidang kerajinan di Bali. Tetapi kalau ditanya bagaimana cara membuat topeng Indian ini, ilmu saya adalah ngawur. Tidak ada inspirasi karena tahun 1999 itu belum ada internet,” ujarnya.

Meski mengaku tidak memiliki inspirasi, Rochman mengatakan hasil karyanya banyak mengispirasi suku asli Indian di Amerika Serikat. “Justru orang Indian terinspirasi karya saya. Kenapa? Karena di sana kalau mau membuat topeng seperti ini, tidak ada bulu ayam dan bulu angsa. Di sana adanya bulu kalkun. Karya saya dipandang lebih kreatif,” papar pria ramah ini.

Rochman mengaku hasil karyanya ini lebih dihargai orang luar negeri ketimbang orang Indonesia. Mayoritas pemesannya adalah bule Amerika dan Eropa yang sering berinteraksi dengannya melalui email dan jejaring sosial.

Bagaimana dengan kamu? Beranikah mengambil langkah seperti Rohman untuk mengajukan peminjaman modal untuk mengembangkan bisnis? Bahkan Zhang Xin, tidak akan mendapatkan titel Ratu Properti di China jika ia tidak memiliki keberanian untuk melakukan pinjaman. Usahanya bahkan sempat kolaps dan ia tercatat punya utang sampai 1,65 miliar dollar AS. Namun kini, ia sukses dengan bisnisnya di bawah bendera SOHO dan memiliki total kekayaan senilai 2,6 miliar dollar AS, menurut data Forbes.

Jika usahamu ingin berkembang lebih dari sekarang, beranikan diri ajukan pinjaman. Baik melalui perbankan ataupun kemitraan seperti yang ditawarkan oleh program Kemitraan Smartfunding.

(Sumber : smartbisnis.co.id) 

Pasarkan Produk UKM Indonesia, Pengusaha Chili Ini Keliling Indonesia

Seorang pengusaha bernama Juan Balaz, Warga Negara Chile pemilik workshop Tigalas Decoration  secara rutin berburu produk-produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan mengelilingi Indonesia untuk mencari beragam produk kerajinan khas Indonesia untuk dipasarkan di workshopnya. Selama 6 bulan mengelilingi Indonesia, sejumlah produk UMKM Indonesia mampu menembus pasar Amerika Latin.

“Dengan omset sekitar Rp 250 juta per bulan, barang-barang tersebut diambil dari berbagai pelosok Indonesia. Juan Balaz memanfaatkan waktu musim dingin di Chile untuk mengunjungi berbagai daerah di Indonesia dan mendapatkan barang-barang UMKM untuk dibawa dan dipasarkan di Chile,” kata Ketua Dewan Pengawas (Dewas) Perum Jamkrindo Braman Setyo dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta.

Kunjungan itu difasilitasi duta besar Indonesia untuk Chile Philemon Arobaya, melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Chile (Embajada De La Republika De INDONESIA), rombongan Perum Jamkrindo yang terdiri dari  Dewan Pengawas dan direksi serta beberapa pejabat Kementerian BUMN, melakukan kunjungan ke workshop Balaz rombongan melihat dari dekat koleksi produk-produk seni yang berasal dari Indonesia.

Terdapat kurang lebih 2000 item produk UMKM Indonesia antara lain lukisan, patung, kerajinan batu, kain tenun, asesoris, hiasan dinding dan lain-lain yang dipamerkan di workshop yang beralamat di Alianza Santiago, Vitacura, Region Metropolitana, di Kota Santiago.

KBRI juga memfasilitasi melalui Indonesia Trade and Promotion Centre (ITPC) pada beberapa kali kesempatan pameran dagang di Chile.

Keberadaan workshop Tigalas Decoration memperkenalkan budaya Indonesia, dimana  masyarakat Chile dan Amerika Latin pada umumnya dapat mengunjungi workshop tersebut, mempelajari dan membeli berbagai produk dari berbagai produk kerajinan di tanah air.

Saat ini workshop tersebut mempekerjakan 5 orang tenaga kerja berwarganegara Chile yg tugasnya selain memasarkan produk juga melakukan modifikasi produk kerajinan sesuai selera masyarakat Amerika Latin pada umumnya. Aktivitas bisnis pengusaha Juan Balaz patut mendapat apresiasi, karena upayanya memfasilitasi produk UMKM Indonesia untuk dijual di Chile.

”Hal ini tentunya dapat mendukung upaya Pemerintah RI untuk menjalin perjanjian kerjasama perdagangan antara Pemerintah Indonesia dan Chile, di mana selain produk kerajinan terdapat pasar potensial atas produk-produk perdagangan dari Tanah Air.

(Sumber : Smartbisnis.co.id)

Telkom Terus Pacu Kehadiran Seribu Kampung UKM Digital

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) tengah memacu kehadiran seribu Kampung UKM Digital untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha di era digital.

“Kampung UKM Digital sudah mendekati seribu. Sekarang malah berkembang dan disinergikan dengan Rumah Kreatif BUMN (RKB),” ungkap Executive Vice President (EVP) Telkom Regional 2 Jakarta Teuku Muda Nanta kepada IndoTelko, Minggu (18/12).

Diungkapkannya, belum lama ini Telkom di wilayah layanan Jabotabek baru saja  meresmikan empat Kampung Usaha Kecil Menengah (UKM) Digital di Jakarta Barat yang berlokasi di Lokasi Binaan (Lokbin) Kamal (Kalideres), Lokbin Meruya Utara (Kembangan), KOPTI Semanan (kalideres) dan Lokbin Rotan (Grogol Petamburan).

Empat Kampung UKM Digital ini melengkapi dua yang sudah ada sebelumnya di Jakarta Barat yakni Lokbin Bunga di Rawa Belong dan Ikan Hias di Cengkareng. Total ada sekitar 1.749 pelaku UKM bergabung di enam kampung UKM Digital Jakarta Barat.

Dikatakannya, Telkom Sebagai BUMN mendorong  program UKM Goes Digital untuk kepentingan nasional, karena keterlibatan UKM secara digital bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 2%.

“Telkom sebagai salah satu BUMN indonesia juga memiliki peran sebagai agent of development bagi Indonesia. Artinya Telkom punya kewajiban untuk ikut serta dalam setiap upaya memajukan indonesia Khususnya UMKM,” tegasnya.

Ditambahkannya, saat ini jumlah Kampung UKM Digital secara nasional mendekati angka seribu. “Ada ratusan lokasi tengah dalam  proses untuk menjadi kampung UKM Digital Telkom,” ulasnya.

Secara terpisah, SM Marketing Telkom Divisi Business Service (DBS) Sabri Rasyid menjelaskan di setiap  Kampung UKM Digital didukung fasilitas telekomunikasi milik Telkom mulai dari  akses Internet broadband melalui WiFi dan kabel, Broadband Learning Center (BLC) sebagai wadah pembelajaran Bagi UKM,Penyediaan aplikasi dan konten pendukung produktivitas UKM, marketplace dan toko online.

“Kami ada Blanja.com untuk marketplace dan Jarvis store untuk pembuatan toko online. Sekarang konsep Kampung UKM Digital malah berkembang dengan adanya Rumah Kreatif BUMN (RKB) yang bisa disinergikan,” kata Pria yang akrab disapa Acid itu.

Ditambahkan Acid, Telkom tetap agresif membangun kehadiran Kampung UKM Digital tak hanya di Jakarta, tetapi juga di Sumatera dan Jawa. Belum lama ini di Bangka Belitung diresmikan  Kampung UKM Digital di Desa Pangkalan Baru yang berdekatan dengan Bandara Depati Amir dan Kompleks Perkantoran Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dan pusat perekonomian di Kota Pangkalpinang.

Ada juga Kampung UKM Digital  Bantul yaitu di wilayah Kecamatan Sanden yang terdapat sentra enceng gondok dan batok kelapa, kemudian Kecamatan Pajangan yang ada sentra kerajinan batik kayu Krebet. “Pembangunan Kampung UKM Digital salah satu sumbangan Telkom agar pelaku UKM menjadi lebih besar, baik, dan luas pasarnya. Ini Bakti Telkom Bagi Negeri,” tutupnya. 

(***)

Lombok International Airport Sediakan Lokasi Berjualan Gratis untuk Para UKM

Usaha Kecil dan Menengah mendapat kesempatan untuk berjualan secara gratis di lokasi yang telah disiapkan oleh Lombok International Airport (LIA).

Lokasi yang disebut sebagai UKM Corner ini terletak di area terminal keberangkatan. Sejak dua bulan lalu, pada sekitar Oktober 2016, LIA menyediakan beberapa slot yang dapat digunakan oleh para pengusaha UKM dari wilayah NTB.

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) LIA I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, hal ini dilakukan agar para penumpang yang datang dan berangkat melalui LIA dapat mengenal produk-produk UKM yang ada di NTB, terutama dari Lombok. Selain itu, diharapkan dengan membuka stand berjualan di area keberangkatan, diharapkan penjualan pengusaha UKM tersebut dapat meningkat. “Sudah dua bulan berjalan dan kami siapkan tempatnya secara gratis,” ujar Ngurah kepada media di LIA, Praya, baru-baru ini.

Selain itu menurut Ngurah, UKM yang bisa memberikan display tentang proses pembuatan produknya akan menjadi nilai tambah tersendiri untuk penumpang, sehingga bisa menjadi daya tarik yang mungkin tidak ada di bandara lain.

Inaq Sarinah, salah satu pengrajin tenun yang memanfaatkan UKM Corner ini mengaku ada perubahan pendapatan yang didapatnya ketika mulai berjualan di area bandara.

Pengrajin tenun asal Desa Sukarara ini, mengaku persaingan usaha di daerahnya cukup ketat. Untuk setiap biro perjalanan yang membawa wisatawan, setidaknya para pengrajin harus memberikan komisi hingga 50% dari harga tenun yang ditawarkan.

“Di sini bisa jual harga normal, tidak perlu dinaikkan. Karena sudah gratis tempat. Tidak ada tambahan untuk travelnya,” ujar Inaq Sarinah kepada Bisnis.com.

Inaq Sarinah mengaku mendapatkan tawaran untuk mengisi UKM Corner dari pihak LIA. Kini, Inaq Sarinah sehari-hari melakukan kegiatan menenunnya di LIA. Dia membawa serta peralatan tenunnya untuk digunakan di lokasi UKM Corner bandara.

Harga yang ditawarkan Inaq Sarinah untuk satu lembar kain tenun bervariasi, mulai dari Rp750.000 hingga Rp3 juta tergantung dari jenis benang dan tingkat kerumitan pola.

(***)

Sumber: bisnis.tempo.co