Saat ini, virus Corona atau Covid-19 telah menjadi pandemi kesehatan global. Kenapa dikatakan sebagai pandemi? Karena virus ini dapat menyebabkan penyakit atau bahkan sampai menimbulkan kematian. Penularan dari orang ke orang terus berlanjut dan tidak terkontrol dan virus ini telah menyebar hampir ke seluruh dunia baik eropa, asia, negara maju, negara berkembang. Semua terjangkit virus ini termasuk Indonesia.
Lalu, apa itu sebenarnya Virus Corona?
Virus Corona atau Covid-19 adalah virus yang menyerang sistem pernapasan manusia. Awalnya virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat seperti infeksi paru-paru (pneumonia), MERS dan SARS.
Gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi Virus Corona atau Covid-19 ini adalah demam dengan suhu diatas 38 derajat celsius, batuk dan sesak napas.

Menurut penelitian, gelaja Virus Corona atau Covid-19 ini muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus ini.
Di Indonesia sendiri, sudah banyak kasus pasien yang positif terkena Virus Corona atau Covid-19 ini dan hingga kini jumlah pasien terus bertambah dan sudah ada yang meninggal dunia.
Pemerintah Indonesia pun sudah mengambil beberapa kebijakan untuk memutus rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19 ini dengan meghimbau masyarakat untuk menerapkan Social Distancing atau Physical Distancing, mengurangi aktivitas di luar rumah atau bahasa kerennya #StayAtHome atau #DiRumahAja, pola hidup bersih dan sehat dan rajin mencuci tangan dengan sabun agar penyebaran Virus Corona atau Covid-19 ini tidak semakin menyebar.
Hingga saat ini belum ditemukan vaksin atau obat untuk mengatasi Virus Corona atau Covid-19 ini. Namun, berbagai penelitian di banyak negara terus dilakukan untuk mencari vaksin atau obat untuk mengatasi Virus Corona atau Covid-19 ini.
Ditengah pandemi kesehatan global ini, UMKM menjadi salah satu sektor bisnis yang langsung terkena dampak dari pandemi Virus Corona atau Covid-19 ini.
Pasalnya, akibat adanya Virus Corona atau Covid-19 ini masyarakat dihimbau untuk melakukan Physical Distancing atau Social Distancing dan mengurangi aktivitas di luar rumah #StayAtHome atau #DiRumahAja sehingga membuat masyarakat sangat berhati-hati dalam berpergian dan ketat dalam memilih produk untuk dikonsumsi.
Hal ini membuat proses pemasaran produk UMKM secara langsung kepada konsumen menjadi menurun dan bahkan merugi karena produknya tidak terjual.
Melihat hal ini, Pelaku UMKM Deli Serdang dihimbau agar dapat melakukan inovasi agar usaha mereka bisa tetap bertahan di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19 ini. Seperti yang dilakukan oleh beberapa UMKM Deli Serdang berikut ini.
Beberapa UMKM Deli Serdang ini langsung membuat inovasi terhadap produknya baik dengan meningkatkan kualitas produk hingga membuat produk baru yang saat ini sedang dibutuhkan di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19 saat ini.
Selain itu, UMKM Deli Serdang ini juga gencar memanfaatkan sosial media untuk memasarkan produknya kepada konsumen ditengah adanya Physical Distancing atau Social Distancing.
Bandrek Jahe Merah Instant ADELIA

Salah satu UMKM yang terus berinovasi untuk mengembangkan produknya di tengah wabah ini adalah ibu Syafrianti Daulay yang memproduksi Bandrek Jahe Merah Instan.
Akhir-akhir ini tanaman rempah yang mengandung curcumin dikatakan mampu mencegah penularan Virus Corona atau Covid-19.
Melihat hal ini, Ibu Syafrianti, UKM Deli Serdang dari Kecamatan Kutalimbaru, yang memproduksi bandrek instant dari jahe merah langsung melakukan inovasi terhadap produknya dengan meningkatkan kualitas produknya.
Tidak hanya berbahan baku dari jahe merah, Ia melakukan inovasi dengan menambahkan rempah kunyit dan temulawak yang sama-sama mengandung curcumin untuk meningkatkan khasiat dari bandrek instant buatannya dalam mencegah penularan Virus Corona atau Covid-19.
Secara umum, jahe merah, kunyit, temulawak memang dikenal sebagai rempah yang mengandung anti inflamasi dan antioksidan yang mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh dari serangan virus maupun bakteri.
Dengan daya tahan tubuh kuat, baik virus maupun bakteri pastinya tidak akan mudah menjangkit tubuh manusia termasuk Virus Corona atau Covid-19.
Selama kebijakan Physical Distancing dan Social Distancing saat ini, Ibu Syafrianti Daulay banyak melakukan pemasaran secara online seperti whatsapp, facebook dan instagram. Pemasaran produknya ini tersebar hingga ke daerah Jakarta, Dairi, Deli Serdang dan Medan sekitarnya.
Rumah Hijau dan Nurikagewa Craft
Selain Bandrek Jahe Merah Instan Adelia, ada juga beberapa UMKM yang banting setir, dengan beralih profesi memproduksi masker kain yang kini sangat di butuhkan pasar.
Rumah Hijau yang awalnya merupakan UMKM yang memproduksi atau melayani jasa hantaran pernikahan kini mengajak kolaborasi tetangga ataupun masyarakat sekitar rumahnya untuk bersama sama membuat produk masker kain.

Begitu pula dengan UMKM Nurikagewa Craft yang awalnya memproduksi kerajinan tangan seperti bros, gelang, kalung dan aksesories wanita lainnya kini memproduksi masker kain.
Songket Tenun Tarutung
Selain itu ada juga UMKM yang juga beralih profesi sementara yaitu ibu Erny Manik yang sebelumnya menjual produk Fashion, ditengah wabah pandemi ini beliau memanfaatkannya dengan menjual hand sanitizer.

Nah, itu dia beberapa inovasi produk UKM Deli Serdang ditengah pandemi Virus Corona atau Covid-19 yang menjadi pandemi kesehatan global saat ini.
Hal ini membuktikan bahwa UKM dituntut harus melakukan inovasi untuk mengikuti permintaan pasar agar tetap dapat bertahan ditengah pandemi Virus Corona atau Covid-19 saat ini.
Selain itu, para UKM juga diharapkan mampu memanfaatkan segala fasilitas yang ada seperti media sosial yang bisa dimanfaatkan sebagai alat untuk memasarkan produk ditengah kebijakan Physical Distancing dan Social Distancing akibat pandemi Virus Corona atau Covid-19 saat ini.
Jika kamu yang tertarik dengan salah satu produk diatas, kamu bisa langsung pesan ke RKB Lubuk Pakam instagram : rkbtelkom.lubukpakam
Jangan lupa, tetap jaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, rajin cuci tangan dengan sabun, jaga jarak dengan menerapkan Physical Distancing atau Social Distancing dan kurangi aktivitas di luar rumah #StayAtHome #DiRumahAja.



















